Unesa Medic Run 2026 Sukses Digelar, Usung Misi Kemanusiaan


SURABAYA, kabar9.id — Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Surabaya (FK Unesa) resmi mengelar ajang lari tahunan Unesa Medic Run 2026 pada Minggu (30/8/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh semangat persaudaraan ini diselenggarakan sekaligus untuk memperingati Dies Natalis ke-3 FK Unesa.

Mengusung tema “Run for Health, Run for Humanity”, gelaran kedua dari Unesa Medic Run ini tidak hanya berfokus pada kampanye gaya hidup sehat, tetapi juga menekankan pentingnya nilai kebersamaan dan aksi kemanusiaan.

Dekan FK Unesa, Endang Sri Wahjuni dalam sambutannya mengatakan, apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara. Apresiasi tersebut ditujukan kepada para rektor perguruan tinggi se-Indonesia, mitra sponsor, komunitas, tenaga kesehatan, sukarelawan, panitia penyelenggara, serta ribuan peserta yang hadir dengan antusiasme tinggi.

"Jika tahun lalu kita memulai langkah pertama, maka hari ini kita melangkah lebih jauh dengan semangat yang lebih besar dan tujuan yang lebih bermakna. Setiap langkah yang kita tempuh bukan sekadar seberapa cepat kita sampai, melainkan seberapa besar semangat kita untuk terus bergerak dan memberikan dampak positif," ujarnya.

Melalui ajang ini, FK Unesa berharap dapat menjadikan kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas kemanusiaan.


Selain itu, pada momen ini juga UNESA juga kembali memberangkatkan tim relawan kemanusiaan untuk membantu korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan yang disalurkan mencakup pendampingan psikososial, penyelenggaraan sekolah darurat demi keberlanjutan pendidikan anak-anak, pendampingan kelompok rentan, serta pendistribusian logistik dan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak.

Aksi ini merupakan bentuk kepedulian berkelanjutan dari Unesa. Sebelumnya, Unesa juga telah menerjunkan tim relawan saat bencana banjir melanda Aceh dan wilayah Sumatra. Pengiriman relawan ke NTT ini diharapkan dapat menguatkan mental, menghibur, serta memberi manfaat nyata bagi warga terdampak bencana.


Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) bersama Universitas Negeri Surabaya (Unesa) secara simbolis melepas tim relawan kemanusiaan "Unesa Peduli Bencana" untuk membantu korban terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Ketua MRPTNI, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., didampingi Sekjen MRPTNI Prof. Wuryanto Amin, serta Rektor Unesa Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes. 

Dalam sambutannya, Ketua MRPTNI Prof. Eduart Wolok menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesiapan dan dedikasi Unesa yang selalu berada di barisan terdepan dalam aksi tanggap bencana di tanah air.

"Kepedulian terhadap tanggap bencana adalah salah satu fokus program MRPTNI, dan Unesa senantiasa menjadi salah satu perguruan tinggi yang paling depan. Kami memberikan apresiasi luar biasa atas konsistensi tim ini yang sebelumnya juga bergerak pada bencana di Aceh," ujar Prof. Eduart.

Ia berharap pergerakan tim relawan ke NTT dapat memberikan dampak nyata dalam menguatkan harapan para korban serta menyalurkan bantuan terbaik bagi masyarakat terdampak.

Tim relawan Unesa Peduli yang diterjunkan mencakup berbagai unsur akademisi dan tenaga pendukung, termasuk tim medis dari Fakultas Kedokteran serta dukungan pendampingan psikologis dari Fakultas Psikologi untuk membantu proses pemulihan pascabencana di Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, Garuda Wiko Ketua FRI menyatakan dukungan terhadap program Unesa Peduli Bencana. Ia menilai aksi tersebut merupakan wujud empati perguruan tinggi terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi bencana.

“Kita sangat mendukung kegiatan ini. Ini juga kepedulian perguruan tinggi terutama yang tergabung dalam FRI dan MRPTNI,” kata Garuda. Jib