SURABAYA, kabar9.id — Pengurus DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Jawa Timur resmi mengukuhkan kepengurusan baru, Rabu (22/7/2026) di Surabaya.
Pelantikan dan pengukuhan ini merupakan bagian dari hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) III DPW APBMI Jawa Timur Tahun 2026 yang telah dilaksanakan pada 26 Mei 2026 di Hotel Shangri-La, Surabaya. Agenda ini merupakan agenda kepengurusan lima tahunan yang harus dijalankan sesuai ketentuan AD/ART APBMI.
Ketua DPW APBMI Jawa Timur, Dian Sanjaya, menyampaikan bahwa sebanyak 17 orang pengurus resmi dilantik dalam acara tersebut. Kegiatan ini dihadiri sekitar 100 peserta beserta undangan dari berbagai pihak terkait.
"Sesuai AD/ART di asosiasi kami APBMI, ini digelar 5 tahun sekali. Hari ini adalah pelantikan dan pengukuhannya," ujar Dian usai acara pelantikan.
Usai resmi dilantik, kepengurusan baru APBMI Jawa Timur langsung menyiapkan sejumlah program kerja strategis. Salah satu fokus utamanya adalah pembentukan unit koperasi usaha.
Dian menjelaskan, koperasi ini dibentuk sebagai wujud transparansi sekaligus wadah untuk memberikan manfaat langsung kembali kepada anggota. Rencananya, koperasi akan bergerak di bidang penyewaan alat-alat penunjang kerja bongkar muat.
"Ke depan APBMI ini akan mempunyai koperasi yang lebih untuk menyewakan sewa alat-alat bantu kerja bongkar muat. Dalam waktu dekat, kami akan investasi beberapa alat, salah satunya forklift. Ini bentuk transparansi kami untuk mengembalikan kemanfaatan bagi anggota sendiri," jelas Dian.
Dian berharap seluruh pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik, saling bersinergi dengan pemangku kepentingan seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta berkontribusi nyata bagi perekonomian nasional.
Sekedar tahu, Saat ini, terdapat sekitar 120 perusahaan yang terdaftar sebagai anggota APBMI di wilayah Jawa Timur. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 anggota yang beroperasi di kawasan Tanjung Perak telah melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait penggunaan fasilitas dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

