SIDOARJO, kabar9.id – Suasana haru bercampur bangga menyelimuti salah satu hotel yang menjadi saksi bisu kelulusan ratusan siswa MI Muslimat NU Pucang, Sidoarjo, pada Senin (8/6/2026). Namun, ada yang berbeda dalam gelaran wisuda tahun ini. Alih-alih hanya berisi prosesi formal pemindahan tali toga, acara ini justru menyuguhkan panggung megah unjuk kreativitas dan talenta para siswa.
Mengusung tema Farewell Ceremony acara yang digelar sejak pagi hari tersebut menyuguhkan berbagai atraksi seni yang memukau para wali murid serta tamu undangan.
Kemeriahan diawali dengan penampilan Kirab Wisudawan yang diiringi oleh ansambel musik tradisional kolaborasi dengan marching band sekolah. Tidak berhenti di situ, beberapa siswa terpilih menampilkan drama musikal singkat yang menceritakan perjalanan mereka menuntut ilmu di MI Muslimat NU Pucang.
"Kami ingin menunjukkan bahwa lulusan MI Pucang tidak hanya unggul dalam sisi akademis dan religius, tetapi juga memiliki kepercayaan diri serta kreativitas yang tinggi," ujar Kepala MIMNU Pucang, Hamim Thohari.
Dalam acara itu terdapat Penampilan Tari Kolosal yang Melibatkan puluhan siswi dengan koreografi yang memadukan gerak tradisional Jawa dan elemen kontemporer.
Kemudian Paduan Suara Multi-Bahasa Siswa menyanyikan lagu perpisahan dalam bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris, mencerminkan kurikulum internasional yang diterapkan di sekolah. Juga ada penampilan penampilan menarik lainnya.
Sementara pada Puncak acara ditandai dengan pemberian penghargaan bagi siswa berprestasi. Menariknya, penghargaan tidak hanya diberikan berdasarkan nilai ujian, tetapi juga kepada mereka yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan bakat minat.
Tahun ini terdapat 14 siswa berprestasi dalam bidang akademik maupun nonakademik. Selain itu, ada 17 siswa dengan nilai terbaik Tes Kemampuan Akademik (TKA), serta penghargaan bagi lulusan terbaik peringkat satu, dua, dan tiga.
Selain itu ada prestasi membanggakan bagi Kayla Almira Reviera, siswi kelas VI ICP 3 yang berhasil menghafal 30 juz Al-Qur’an secara penuh selama menempuh pendidikan. Ia diganjar pembebasan biaya pendidikan saat melanjutkan ke MTs Bilingual Muslimat NU Pucang maupun MA Bilingual Muslimat NU Pucang.
Salah satu wali murid menyatakan kekagumannya atas pengemasan acara yang sangat dinamis.
"Ini bukan sekadar prosesi kelulusan. Melihat anak-anak tampil dengan berani di atas panggung membuat kami sadar bahwa potensi mereka sangat luas," ungkap, Diana.
Dengan berakhirnya acara ini, MIM NU Pucang Sidoarjo kembali membuktikan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan dasar yang mampu menyeimbangkan nilai-nilai karakter islami dengan kebebasan berekspresi secara kreatif. Jib




