SD Mumtaz Luluskan 199 Siswa, Sekaligus Luncurkan 11 Buku Karya Pelajar



SURABAYA, kabar9.id – SD Muhammadiyah 1 & 2 Taman (SD Mumtaz) menggelar prosesi pelepasan 199 siswa kelas 6 di Graha Sawunggaling, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jumat (12/6/2026) malam. Acara kelulusan tahun ini terasa lebih semarak karena dirangkai dengan peluncuran (launching) 11 buku baru karya siswa.

​Humas SD Mumtaz, Heni Dwi Utami, S.Sos, S.pd menjelaskan, peluncuran buku karya siswa ini merupakan tradisi tahunan sekolah yang kini telah memasuki jilid ke-9. Secara keseluruhan, sekolah telah berhasil membukukan 82 karya siswa yang beberapa di antaranya bahkan sudah diserahkan ke Perpustakaan Nasional.

​"Tahun ini ada 11 buku yang di-launching, ditulis oleh 333 siswa mulai dari kelas 2 sampai kelas 6. Isinya beragam, mulai dari antologi cerpen, prosa, puisi, hingga karya ilmiah siswa," ujarnya saat ditemui di lokasi acara.


Heni menjelaskan, ada hal menarik dalam tradisi literasi di SD Mumtaz. Untuk karya fiksi, penulisan dilakukan oleh siswa kelas 2 hingga kelas 5. Sementara itu, karya ilmiah khusus ditulis oleh siswa kelas 6 sebagai salah satu prasyarat kelulusan. Berbeda dengan tugas akhir mahasiswa yang bersifat individu, karya ilmiah tingkat SD ini digarap secara berkelompok.

​"Satu karya ilmiah ditulis oleh lima anak. Mereka melakukan penelitian, menghasilkan produk, atau meneliti teori. Prosesnya mirip sidang skripsi, di mana mereka harus mempresentasikannya di hadapan forum, wali murid, bahkan diuji oleh pihak PCM dan PDM," jelasnya. 

Saat ini, program karya ilmiah tersebut telah memasuki volume keempat.

​Selain di bidang literasi, kelulusan tahun ini juga mencatatkan berbagai prestasi non-akademik di bidang olahraga serta capaian luar biasa di bidang keagamaan. Tercatat, banyak siswa penghafal Al-Qur'an (tahfidz) yang menorehkan progres signifikan, mulai dari hafalan juz 30 hingga ada yang berhasil mencapai 9 juz.

​Suasana haru sempat menyelimuti prosesi pelepasan ketika pihak sekolah memberikan apresiasi kelulusan khusus untuk salah satu siswi kelas 6G, almarhumah Ananda Aulia.

​"Ananda Aulia meninggal dunia pada semester 1 kemarin karena sakit. Karena almarhumah telah mengikuti proses pembelajaran sejak kelas 1 hingga kelas 6, maka Ananda berhak dan dinyatakan lulus. Kami memberikan apresiasi tersebut kepada pihak keluarga," ungkapnya. 

​Acara kelulusan juga dimeriahkan oleh penampilan lagu persembahan dari perwakilan siswa kelas 6A sampai 6H untuk orang tua dan guru, serta penampilan balasan dari para guru.

​Ada yang unik dalam visualisasi acara kali ini. Pihak sekolah memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk menampilkan transformasi wajah para siswa. Visual tersebut menggambarkan perubahan wajah mereka saat ini hingga prediksi wajah mereka di masa depan sesuai dengan cita-cita yang diimpikan.

"Semoga semua cita-cita anak-anak SD Mumtaz yang tadi ditampilkan lewat AI bisa benar-benar tercapai di masa depan," pungkasnya. Jib