Bangkit Bersama, Pelaku Industri Konstruksi Jatim Padati Expo Konstruksi 2026


SURABAYA, kabar9.id – Atmosfer penuh semangat menyelimuti Grand City Surabaya dalam gelaran Expo Konstruksi Jawa Timur 2026. Di tengah tantangan sektor konstruksi global yang dinamis, para pelaku industri, pengembang, hingga penyedia teknologi menunjukkan antusiasme luar biasa untuk menjadikan Jawa Timur sebagai "Gerbang Baru Nusantara".

Pameran yang berlangsung pada 9-11 Juni 2026 ini bukan sekadar ajang pamer produk, melainkan menjadi panggung kolaborasi bagi 16 produsen bahan bangunan, 12 pengembang perumahan, serta raksasa industri seperti Hutama Karya, Semen Gresik, dan Bank Jatim.

Kekompakan Sebagai Energi Baru

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, memuji gairah para peserta yang hadir. Menurutnya, keramaian dan partisipasi aktif dalam expo ini adalah bukti nyata soliditas industri di Jawa Timur.

"Kekompakan inilah yang menjadi modal dasar. Para pelaku industri kini sadar bahwa mereka harus bisa bersanding pada waktunya, namun tetap bertanding sehat untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat," ujar Emil saat memberikan sambutan.

Gairah peserta juga terlihat dari optimisme para asosiasi. I Putu Geriya Astawa dari DPP Gapeksindo mengakui bahwa meskipun kondisi dunia konstruksi sedang tidak menentu, kehadiran expo ini memberikan "napas baru". Para peserta berlomba menampilkan inovasi material berkelanjutan dan teknologi konstruksi mutakhir.

Senada dengan itu, Gentur Prihantono selaku Ketua Panitia sekaligus Ketua PII Jatim, melihat besarnya animo peserta untuk memperkuat jejaring. "Ada keinginan kuat dari para peserta untuk membuka peluang investasi dan meningkatkan kualitas infrastruktur yang lebih hijau dan tangguh di Jawa Timur," ungkapnya.


Apresiasi untuk Para Inovator

Sebagai bentuk dukungan terhadap semangat para peserta, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan penghargaan kepada daerah dan perusahaan yang menunjukkan performa terbaik:

Penanganan Kawasan Kumuh Terbaik: Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Nganjuk.

Program RTLH APBD Terbaik: Kota Surabaya, Kabupaten Bojonegoro, dan Kabupaten Mojokerto.

Pengembang Rumah Subsidi (MBR) Terbanyak: PT. Irfa’i Berkah Sejahtera, PT. Kinansyah Adi Jaya Land, dan PT. Kokoh Exa Nusantara.

Gubernur Khofifah juga mengukuhkan Forum Jasa Konstruksi Jawa Timur Periode 2026–2029, sebuah langkah strategis untuk mewadahi energi dan aspirasi para pelaku jasa konstruksi agar semakin terintegrasi dalam membangun masa depan Jawa Timur. Mun