10.500 Peserta Ikuti Airlangga Career dan Scholarship Fair 2026


SURABAYA – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses ke dunia kerja lewat gelaran Airlangga Career and Scholarship Fair (ACESFA) 2026, Selasa (19/5/2026). Tidak tanggung-tanggung, ajang bursa kerja dan beasiswa tahunan ini sukses menyedot perhatian lebih dari 10.500 peserta serta berhasil menggandeng 65 perusahaan mitra dan penyedia beasiswa untuk membuka lowongan kerja massal.

Ketua Pusat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni (PKKA) UNAIR, Prof Nisful Laila mengungkapkan, lonjakan jumlah peserta dan masifnya keterlibatan dunia industri tahun ini menjadi bukti strategisnya acara ini bagi para pencari kerja, baik dari kalangan alumni UNAIR maupun masyarakat umum.

"Hingga hari pertama, tercatat sudah ada 10.500 lebih peserta yang mendaftar, baik secara daring (online) maupun luring (offline). Sinergi ini diperkuat oleh kehadiran 65 mitra perusahaan yang siap menyerap tenaga kerja baru," ujarnya saat ditemui di lokasi acara.


Menurutnya, Satu hal yang menjadi daya tarik utama ACESFA ini adalah keberagaman industri yang dihadirkan. 65 perusahaan dan lembaga yang berpartisipasi mencakup sektor-sektor vital dan strategis, memberikan peluang karier yang sangat luas bagi belasan ribu peserta yang mendaftar.

Perusahaan tersebut mulai dari Perbankan & Keuangan, Kesehatan & Farmasi, Manufaktur & Konsumsi, pendidikan & Multisektor. 

Prof Nisful menambahkan, melihat angka 10.500 peserta yang sangat besar, Rektor UNAIR meminta agar ajang ini tidak hanya diadakan sekali setahun, melainkan diperbanyak intensitasnya agar ruang fasilitas bagi masyarakat dan alumni semakin terbuka lebar.

Namun, panitia menegaskan bahwa kesuksesan acara ini tidak hanya diukur dari ramainya pameran, melainkan dari berapa banyak dari 10.500 peserta tersebut yang benar-benar diterima kerja.

"Kami pastikan akan bersurat satu per satu kepada 65 perusahaan mitra untuk mendata secara presisi berapa banyak lulusan yang berhasil mereka rekrut. Kami tidak ingin acara ini hanya sibuk di pameran saja, harus ada laporan konkret mengenai jumlah keterserapan nyata," tegas Prof Nisful. 

UNAIR berharap nilai keterpakaian lulusan (employability) dapat digenjot secara signifikan. Langkah ini merupakan pengejawantahan amanat undang-undang agar perguruan tinggi bertanggung jawab penuh mengantarkan lulusannya ke dunia kerja.

"Target utama kita jelas, dengan memfasilitasi pertemuan massal ini, lulusan diharapkan bisa mendapatkan pekerjaan dalam waktu kurang dari 6 bulan setelah lulus," tutupnya optimis

Dalam even ini juga diadakan layanan konseling untuk mematangkan calon tenaga kerja, sehingga mampu bersaing memperebutkan posisi di puluhan perusahaan tersebut. 

Konsultasi Karir dengan membantu pelamar yang masih bingung menentukan arah masa depannya di 65 perusahaan yang ada. Lalu konsultasi CV (Curriculum Vitae) dengan membedah dan memperbaiki CV peserta agar lebih menjual dan memikat para HRD perusahaan mitra. Jib