SURABAYA, kabar9.id – Kelompok Kerja Guru (KKG) Jawa Timur untuk mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) sukses menggelar ajang kompetisi atletik bagi siswa madrasah di lapangan atletik Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Sabtu (11/4/2026). Acara yang bekerja sama dengan Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jawa Timur ini menjadi wadah pencarian bakat atlet muda sejak dini.
Ketua panitia penyelenggara, Muchlis Dwinanto menjelaskan, agenda ini awalnya direncanakan berlangsung di Sidoarjo pada 11 April. Namun, karena adanya agenda internasional Piala Dunia FIFA U-17 di lokasi tersebut, kegiatan pun digeser ke Unesa.
Meski sempat mengalami perubahan lokasi, antusiasme peserta tetap luar biasa. Tercatat sekitar 700 peserta dari berbagai madrasah di seluruh Jawa Timur turut berpartisipasi. Pihak panitia bahkan terpaksa menutup pendaftaran lebih awal karena kuota yang sudah melampaui batas sebelum tenggat waktu berakhir.
Untuk kategori Lomba, lanjut Muchlis kompetisi ini dirancang inklusif untuk menjangkau berbagai tingkatan usia sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah, yang dibagi menjadi tiga kategori utama, Kategori 1: Siswa kelas 1 dan 2, Kategori 2: Siswa kelas 3 dan 4 dan Kategori 3: Siswa kelas 5 dan 6.
"Salah satu nomor lomba yang paling diminati adalah lari maraton 1.000 meter, yang diikuti oleh puluhan peserta di setiap kategorinya," Ujarnya.
Pihak panitia juga mengapresiasi dukungan penuh dari para orang tua dan pihak madrasah yang mendampingi langsung para atlet cilik mereka. Sinergi ini dinilai menjadi kunci penting dalam memotivasi anak-anak untuk berprestasi.
"Harapan kami, kegiatan ini bisa memberi semangat dan motivasi bagi anak-anak madrasah untuk mengembangkan potensi mereka, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga ke tingkat nasional di bawah naungan PASI," ujarnya.
Kedepannya, kegiatan ini bisa jadi agenda rutin tahunan atau dua tahunan melalui koordinasi dengan PASI dan Kanwil Kemenag Jatim demi keberlanjutan pembinaan atlet atletik di lingkungan madrasah.
Sementara itu, Technical Delegate PASI Jawa Timur, Gigih Eko Setiawan mengapresiasi setinggi-tingginya atas apa yang sudah diinisiasi oleh KKG PJOK MI Jawa Timur. Sebuah even atletik yang memang dikhususkan untuk siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah.
"Antusiasmenya sangat luar biasa. Event sehari ini pesertanya hampir 700," Terangnya.
Menurut Gigih, KKG PJOK MI Jawa Timur ini memasrahkan penuh teknis perlombaan atletik kepada PASI Jatim karena memang PASI merupakan organisasi olahraga yang paham betul seluk beluk teknis perlombaannya.
Gigih berharap, even ini menjadi embrio untuk kegiatan Madrasah lainnya bukan hanya tingkat MI saja, semoga ada MTS, ada MA juga di tahun mendatang.
Para siswa juga diharapkan kelak bisa ikut turnamen seperti East Java Youth and Kid Athletic yang tiap tahun dilaksanakan tiga kali. Even itu memang memfasilitasi mulai dari SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA/SMK. Jib
