MOJOKERTO, kabar9.id – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Mojokerto kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui agenda rutin tahunan bertajuk "Ramadan Inspiratif kedua". Acara yang berlangsung khidmat di hotel Raden Wijaya Jumat (6/3/ 2026) ini diisi dengan berbagai aksi sosial yang menyasar anak yatim dan fasilitas ibadah di Kota Mojokerto.
Ketua HIPMI Kota Mojokerto, Megawati Citra Alam menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi pengusaha muda dengan masyarakat. Salah satu program unggulan tahun ini adalah layanan pembersihan AC gratis untuk musala-musala di wilayah Kota Mojokerto.
Selain itu, HIPMI juga memberikan santunan kepada 26 anak yatim non-panti. Santunan yang diberikan meliputi Uang tunai, Goodie bag berisi makanan ringan (snack) dan roti, Alat Tulis Sekolah (ATK) termasuk meja tulis kecil.
Acara ini turut dihadiri oleh Ibu Wali Kota Mojokerto (Ning Ita) yang secara langsung membuka acara dan memberikan sambutan. Selain itu, jajaran Forkopimda juga tampak hadir, di antaranya perwakilan dari Polres Mojokerto Kota (Wakapolres), Kodim (Pabung), serta perwakilan Korem 082.
"HIPMI siap berkolaborasi dengan pemerintah, TNI, dan Polri untuk membangun ekonomi Kota Mojokerto yang lebih baik," ujarnya.
Dewan Pembina HIPMI kota Mojokerto, Wahyu menambahkan, meski kondisi ekonomi saat ini dinilai sedikit lesu, HIPMI yang kini beranggotakan 125 pengusaha dengan mayoritas bergerak di bidang konstruksi tetap berkomitmen menyisihkan rezeki untuk berbagi.
Diharapkan kegiatan ini tidak hanya membantu meringankan beban sesama, tetapi juga membawa keberkahan bagi usaha para anggota HIPMI ke depannya.
Wahyu menambahkan, acara tahun ini melibatkan kolaborasi aktif dari seluruh pengurus dengan unit bisnis mereka masing-masing. Program ini telah berjalan sejak berdirinya HIPMI di Kota Mojokerto pada tahun 2020, di mana sebelumnya mereka juga pernah menggandeng berbagai komunitas otomotif seperti klub Pajero dan CR-V dalam pelaksanaannya.
Tujuan utama dari penyelenggaraan "Inspiratif Ramadhan" kali ini menurut Wahyu, adalah Mempererat hubungan antar pengurus dan anggota HIPMI Kota Mojokerto dan menumbuhkan Kepedulian Sosial lewat Pemberian santunan kepada anak-anak yatim yang ada di wilayah Kota Mojokerto.
Wahyu menjelaskan, perkembangan dunia usaha di Kota Mojokerto, meskipun sempat mengalami stagnasi akibat pandemi COVID-19, terlihat pertumbuhan yang signifikan pada tahun 2024 hingga saat ini.
"Alhamdulillah, sudah mulai banyak tumbuh pengusaha-pengusaha muda baru. Banyak dari mereka yang bergabung dengan HIPMI untuk membangun jejaring dan kolaborasi," ujarnya.
Sebagai mitra strategis pemerintah, HIPMI Kota Mojokerto menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi para pelaku usaha baru agar dapat bersinergi dengan program-program daerah. Sejauh ini, dukungan pemerintah masih bersifat normatif, terutama dalam hal bantuan perizinan yang sesuai dengan prosedur dan SOP yang berlaku.
HIPMI berharap ke depannya Pemerintah Kota Mojokerto dapat lebih intens menjalin kerja sama di berbagai sektor, mulai dari pemberdayaan UMKM, kepemudaan, hingga bidang sosial. Sinergi yang kuat antara pemerintah dan pengusaha muda diyakini akan menjadi kunci utama dalam memacu pertumbuhan ekonomi di Kota Mojokerto agar lebih baik lagi di masa depan. Jib
