SURABAYA, kabar9.id - Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Notaris Indonesia (INI) Nganjuk bekerjasama dengan Pengurus Wilayah INI Jawa Timur menggelar Pembekalan dan Seleksi Anggota Luar Biasa (ALB) Ikatan Notaris Indonesia, Jumat (13/2/2026) di Dyandra Conventions Center Surabaya.
Fuad Rifai, Ketua Panitia pelaksana mengatakan, dalam seleksi kali ini, ada 25 peserta yang mendaftar, diantaranya ada yang dari luar Jawa.
"Kita menyelenggarakan ini pun sangat mepet, jadi awalnya kita hanya menargetkan cuma sekitar 20 peserta, tapi ini Alhamdulillah bisa sampai 25 peserta, karena kita persiapan mungkin tidak ada satu bulan," Ujarnya.
Menurut Fuad, Para peserta merupakan lulusan magister kenotariatan dari berbagai Perguruan Tinggi, syarat S2 Kenotariatan ini wajib dipenuhi ketika akan mengikuti seleksi. Peserta akan dibekali materi materi diantaranya terkait AD/ART, kode etik dan Peraturan Perkumpulan INI. Kemudian peserta mengikuti proses ujian seleksi tulis dan wawancara. Jika lulus, kelak peserta akan mengikuti magang minimal selama 2 tahun sebelum mendapatkan SK pengangkatan sebagai notaris.
"Jadi ini rangkaian yang harus ditempuh, ibaratnya ketika mereka kuliah, setelah ini magang 1, magang 2, magang 3 dan magang 4, nanti baru bisa mendapatkan SK notaris dari Kementerian akhirnya," Ujarnya.
Daniel Haryanto, Ketua Pengda INI Nganjuk mengatakan, pihaknya berharap para peserta bisa lulus pada seleksi kali ini. Daniel menjelaskan, untuk pemateri peserta langsung diajari oleh Dewan Pakar dan Kehormatan, Bambang Heru Djuwito dan Dwi Rossulliati. Sedangkan pengujinya berasal dari Ketua Pengda Nganjuk sendiri Daniel Haryanto, Ketua Pengda Lamongan Ister Angelia, dan Ketua Pengda Surabaya Justiana.
Daniel berharap, para peserta yang juga jadi calon notaris ini betul-betul mengikuti tahapan mulai dari seleksi, Mabar hingga ujian kode etik dengan baik.
"Saya harap notaris baru ini tidak hanya secara akademis mereka pintar tapi secara organisasi juga, mereka menjalankan Jabatan itu betul-betul menjalankan jabatannya dengan baik, sebenarnya bukan pintar saja tapi mengerti etika dan moral dia sebagai notaris, tapi juga bagaimana mereka melayani masyarakat," Ujarnya.
Diakuinya, Saat ini anggota notaris Nganjuk sebanyak 60 orang, tahun ini bertambah 7 orang lagi, sehingga dirasa dengan perbandingan jumlah penduduk dan luasan wilayah, jumlah tersebut sudah cukup mengcover, namun permasalahannya banyak yang tersentris di kota, sehingga kendalanya adalah penyebaran notaris di Nganjuk yang tidak merata. Jib
.jpeg)